Mulailah dengan menentukan satu titik fokus di meja kerja, misalnya layar atau notebook. Keputusan ini membantu menjaga alur kerja supaya tidak terlalu tersebar.
Satu keputusan praktis seperti menghapus barang tak terpakai dari permukaan meja tiap pagi dapat memberi rasa keteraturan. Kebiasaan kecil ini membuat ruang terasa lebih siap untuk bekerja.
Atur pencahayaan dan bunyi sekitar sesuai preferensi Anda; memilih lampu hangat atau meminimalkan gangguan suara adalah keputusan kecil yang memperjelas suasana. Sesuaikan menurut kebutuhan tugas yang dihadapi.
Tetapkan blok waktu singkat untuk mencermati satu tugas tanpa multitasking. Menetapkan batasan waktu dan fokus pada satu pekerjaan memberikan struktur yang mudah diikuti.
Jeda singkat setiap beberapa jam, berupa peregangan ringan atau berjalan sebentar, adalah keputusan kecil yang memecah hari dan memberi ruang gerak. Pilih aktivitas yang simpel dan cepat dilakukan.
Akhiri sesi kerja dengan rutinitas penutupan: menyimpan dokumen, merapikan meja, dan mencatat tugas untuk lanjutan. Penutup ini menandai batas antara kerja dan waktu lainnya.
